Mengabdi dan Berkarya untuk Rakyat

Jumat, 13 Agustus 2010

2 Kubah untuk Masjid I’tidal Sumbangan Kader Golkar

Masjid I’tidal di Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, mendapat bantuan 2 kubah, Selasa (10/8) malam. Bantuan tersebut merupakan sumbangan dari dua kader Golkar yang duduk di DPRD Kota Sibolga Jamil Zeb Tumori dan Hj Syuryanty Sidabutar, asal daerah pemilihan Sibolga II.
Selama ini, Jamil Zeb Tumori dan Hj Syuryanty Sidabutar yang akrab dipanggil "J & S" itu belakangan ini sering safari ramadan dari masjid ke masjid yang lainnya di Kota Sibolga. Safari ramadan itu ditujukan sekaligus untuk menampung aspirasi masyarakat. 

Jamil ZT kepada METRO, Rabu (11/8) mengungkapkan, saat ini masjid I’tidal sedang membutuhkan 5 kubah masjid, satu di antaranya sudah ada yang berinfak dan 2 kubah lagi sumbangan dua kader Golkar yang saat ini di titipkan rezeki untuk dapat membantu masing-masing 1 kubah.
"Hanya yang memberi yang akan menerima, maka tidak salah di bulan yang penuh rahmat ini kita memberi infak untuk rumah Allah dan dalam bulan Ramadhan ini kita selalu berbuat baik dan sayang kepada sesame," kata Jamil Z. 

Lanjutan Kasek SD Negeri No.084080 Dicopot

Mengetahui banyaknya dukungan elemen masyarakat Sibolga, atas pencopotan dirinya sebagai kepala sekolah (kasek), Drs Herianto berniat mengadu dan berkonsultasi dengan DPRD Sibolga.
Kepada METRO, Jumat (6/8) Drs Herianto menuturkan, banyaknya dukungan terhadap protes pencopotannya, akan disampaikan kepada DPRD Sibolga, untuk melaporkan dan mengkonsultasikan tentang pencopotannya sebagai Kepala SD Negeri Nomor. 084080. "Saya akan membawa bukti-bukti penghargaan yang pernah saya terima,"kata Herianto.
Dia juga mengucapkan terimakasih, atas empati yang diberikan para anggota DPRD Sibolga dan juga elemen masyarakat.
Dituturkanya, hingga saat ini dirinya belum ikhlas menerima pencopotan atas dirinya. "Terus terang saja, kemungkinan siapapun orangnya pasti merasa kesal dengan kejadian seperti yang saya alami. Karena di saat saya bergembira menerima juara 2 kasek terbaik se-Sumut, namun tanpa alasan yang jelas, saya telah dicopot sebagai kasek," kesalnya.